Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
Vol 9, No 2 (2014): Desember 2014

Sintesis Selulosa Asetat dari Limbah Pengolahan Agar

Nurhayati Nurhayati (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan)
Rinta Kusumawati (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan)



Article Info

Publish Date
17 Oct 2014

Abstract

Telah dilakukan sintesis selulosa asetat dari limbah pengolahan agar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi NaOH yang optimum untuk isolasi selulosa dari limbah pengolahan agar dan rasio selulosa terhadap asam asetat anhidrida yang tepat untuk sintesis selulosa asetat dari selulosa limbah pengolahan agar. Selulosa dari limbah diisolasi menggunakan NaOH dengan konsentrasi 3, 6, dan 9% pada 95 °C selama 35 menit. Proses asetilasi dilakukan dengan rasio selulosa : asam asetat anhidrida 1:10; 1:20; dan 1:30 (b/v) pada 50 °C selama 35 menit dilanjutkan pada suhu ruang selama 14 jam. Terhadap produk selulosa diukur rendemen selulosa, kadar holoselulosa, dan alfa selulosa; sedangkan pada produk selulosa asetat diamati derajat putih (whiteness), identifikasi gugus fungsi, kadar asetil, kelarutan, dan uji termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan NaOH 6% menghasilkan kadar holoselulosa (63,3%) dan -selulosa (53,33%) tertinggi dengan nilai rendemen selulosa sebesar 24,92%. Sintesis selulosa asetat dengan perlakuan rasio selulosa:asam asetat anhidrida 1:10 memberikan hasil terbaik, yaitu warna selulosa asetat lebih putih, dengan rendemen sebesar 26,19% dan kadar asetil  43,5%. Identifikasi gugus fungsi menggunakan FTIR terhadap selulosa asetat menunjukkan adanya serapan gugus karbonil (C=O) dan gugus ester (C-O) masingmasing pada bilangan gelombang 1.755 cm-1 dan 1.235 cm-1. Selulosa asetat dari semua perlakuan bersifat larut dalam diklorometan tapi tidak larut dalam aseton. Dengan demikian, selulosa asetat yang dihasilkan merupakan jenis selulosa triasetat. Hasil uji termal terhadap selulosa asetat perlakuan 1:10 menunjukkan bahwa selulosa triasetat yang diperoleh terdegradasipada temperatur 350 °C.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jpbkp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science

Description

JPBKP is a scientific resulted from research activities on marine and fisheries product processing, food safety, product development, process mechanization, and biotechnology. Published by Research Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnology, Ministry of Marine Affairs and ...