Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
Vol 10, No 1 (2015): Juni 2015

Isolasi dan Identifikasi Bakteri Penghasil Alginat Lyase dari Rumput Laut Sargassum crassifolium

Subaryono Subaryono (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan)
Rosmawaty Peranginangin (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan)
Maggy Thenawidjaja Suhartono (Fakultas Teknologi Pertanian IPB)
Fransiska Rungkat Zakaria (Fakultas Teknologi Pertanian IPB)



Article Info

Publish Date
24 May 2015

Abstract

Penelitian tentang isolasi dan identifikasi bakteri penghasil alginat lyase dari rumput laut coklat Sargassum crassifolium sudah dilakukan. Rumput laut didekomposisi selama 5 hari, dan bakteri dikultur dalam media luria bertani agar yang mengandung alginat 1 g/100 ml. Setelah diinkubasi selama 3 hari, bakteri yang tumbuh diisolasi dan diseleksi untuk mendapatkan isolat yang positif menghasilkan alginat lyase. Aktivitas alginat lyase ditandai dengan adanya zona bening di sekitar koloni setelah ditetesi dengan larutan 10% setil piridinium klorida. Hasil penelitian menghasilkan 4 isolat bakteri dengan indeks alginolitik tertinggi yaitu S245, S235, S155, dan S215. Identifikasi ke-empat isolat dilakukan secara morfologi, biokimia, dan genetik. Pelitian menunjukkan bahwa isolat S245 memiliki kemiripan dengan Bacillus megaterium, S235 memiliki kemiripan dengan Bacillus thuringiensis, S155 memiliki kemiripan dengan Bacillus cereus, dan S215 memiliki kemiripan dengan Bacillus pseudomycoides.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jpbkp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science

Description

JPBKP is a scientific resulted from research activities on marine and fisheries product processing, food safety, product development, process mechanization, and biotechnology. Published by Research Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnology, Ministry of Marine Affairs and ...