Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
Vol 4, No 2 (2009): Desember 2009

TOKSISITAS SUBKRONIK KERANG HIJAU (Perna viridis) YANG DIBERI PEWARNA SINTETIK TERHADAP HATI MENCIT

Dwiyitno Dwiyitno (Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi KP)
Nandang Priyanto (Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi KP)
Witri Astuti Wulanjari (Universitas Pancasila)
Sudana Atmawidjaja (Universitas Pancasila)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2009

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji toksisitas subkronik daging kerang hijau (Perna viridis) yang diberi pewarna sintetik non-food grade pada hewan uji mencit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh toksisitas residu campuran pewarna sintetik rodamin B dan methanyl yellow pada kerang hijau terhadap kadar glutamat oksaloasetat transaminase (GOT), glutamat piruvat transaminase (GPT) darah dan histopatologi hati mencit. Sebanyak 72 ekor mencit putih jantan (Mus musculus L.) dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu 3 kelompok perlakuan (dosis awal/rendah, sedang, dan tinggi) serta kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberi bahan uji (tepung kerang hijau berpewarna) yang disuspensikan dengan karboksi metil selulosa (CMC-Na) 0,5% sebanyak 0,8 mL secara oral sehari sekali selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berclasarkan kadar GOT dan GPT darah serta hasil histopatologi mencit, dosis tinggi kerang hijau berpewarna non-food grade rodarnin B yang setara dengan 0,4 mg/kg 1313 manusia menyebabkan kerusakan organ hati mencit cukup serius dan perlu diwaspadai.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

jpbkp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science

Description

JPBKP is a scientific resulted from research activities on marine and fisheries product processing, food safety, product development, process mechanization, and biotechnology. Published by Research Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnology, Ministry of Marine Affairs and ...