Telah dilakukan penelitian tentang studi pengaruh pH dan kesadahan terhadap pertumbuhan ikan mas koi (Cyprinus carpio) pada akuarium yang diisi dengan air sungai Tuntungan Medan. Budidaya ikan mas koi dilakukan dalam akuarium dengan air sungai Tuntungan dalam berbagai variasi pH antara 5-10. Untuk menurunkan pH digunakan garam NaH2PO4 dan untuk menaikkan pH digunakan garam NaHCO3. Sebelum ikan dimasukkan, dianalisa terlebih dahulu kesadahan pada air akuarium setelah dibuat pengaturan terhadap pH. Ikan yang akan dimasukkan ke masing-masing akuarium terlebih dahulu ditimbang bobot awalnya. Setelah 10 hari, ikan ditimbang dan kesadahan ditentukan dengan metode titrasi. Hal yang sama dilakukan pada hari ke-20, 30, 40, dan 50. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan ikan minimal sebesar 88,02% pada akuarium air sungai pH = 5,5 dengan kadar kalsium (Ca) yang berfluktuasi antara 7,76 mg/L – 15,52 mg/L dan kadar magnesium (Mg) yang berfluktuasi antara 120,28 mg/L – 157,14 mg/L. Pertumbuhan ikan maksimal sebesar 120,50% didapatkan pada akuarium air sungai pH = 8,5 dengan kadar kalsium (Ca) yang berfluktuasi antara 7,76 mg/L – 27,93 mg/L dan kadar magnesium (Mg) yang berfluktuasi antara 80,71 mg/L – 108,64 mg/L. Air dengan pH = 9,5 tidak cocok sebagai medium budidaya ikan mas koi
Copyrights © 2018