Diare merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian diseluruh dunia. Diare telah menyerang jutaan jiwa pertahun dan menyerang semua usia. Dari keseluruhan kejadian diare, sebagian besar penderita adalah anak-anak. Diare terdiri dari 3 jenis yaitu diare akut, diare kronik, dan disentri. Diare akut berlangsung kurang dari 14 hari, dapat disebabkan oleh banyak faktor antara lain, infeksi, pengaruh makanan, pengaruh obat, imunodefisiensi dan keadaan-keadaan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dan gambaran penggunaan antibiotik pada penderita diare akut anak di UPTD (Unit Pelaksana Teknik Dinas) Puskesmas Lhok Bengkuang Kecamatan Tapaktuan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat non eksperimental dengan mengumpulkan data secara retrospektif yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 152 sampel pada pasien diare akut anak paling banyak terjadi pada anak laki-laki sebesar 56,6%, dengan kelompok usia terbanyak terjadi pada usia 2 tahun sebesar 23,0%, berdasarkan waktu kejadian menurut bulan dalam tahun angka kejadian diare akut anak paling banyak pada bulan April sebesar 11,2%. Pada hasil penelitian ini terapi antibiotik yang paling banyak digunakan adalah Cotrimoxazole sebesar 96,7%.
Copyrights © 2018