Kepemimpinan (leadership) adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi berhasil atau gagalnya suatu organisasi. Kepemimpinan itu merupakan suatu kemampuan yang melekat pada diri seorang yang memimpin, yang tergantung dari bermacam-macam faktor, baik faktor-faktor intern maupun faktor-faktor ekstern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Prinsip kepemimpinan dalam perspektif QS. an-Nisa ayat 58-59.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode riset kepustakaan (library research). Sumber data dalam penelitian ini adalah QS. an-Nisa ayat 58-59 dan munasabahnya dalam kitab al-Qur’an dan terjemahnya, kitab-kitab tafsir meliputi: Tafsir Al-Qur’an Al ‘Adzim karya Ibnu Katsir, Al-Qur’an dan Tafsirnya penerbit Kementerian Agama RI, Tafsir Qur’an Karim karya Mahmud Yunus, Tafsir al-Maraghy karya Mustofa al-Maraghy dan buku-buku serta sumber lain yang berkaitan dengan prinsip kepemimpinan.Hasil penelitian ini adalah bahwa berdasarkan analisa QS. an-Nisa ayat 58-59 dan munasabahnya tentang Prinsip kepemimpinan dalam pespektik al-Qur’an dapat dikatakan bahwa kepemimpinan Islam merupakan fitrah bagi setiap manusia yang sekaligus memotivasi kepemimpinan yang Islami. Konsep amanah yang diberikan kepada manusia sebagai khalifah fil ardli menempati posisi sentral dalam kepemimpinan Islam. Maka dalam kaitan ini, antara yang memimpin (umara) dengan yang dipimpin (umat) harus sama-sama mempertanggung jawabkan amanah yang diembannya. Mereka yang mempunyai kekuasaan diperintahkan agar menggunakan kekuasaannya untuk memerintah umatnya secara adil. Kepemimpinan harus didasarkan atas keadilan, dijalankan secara adil dan berfungsi untuk menegakkan keadilan. Dapat dikatakan bahwa prinsip-prinsip kepemimpinan dalam QS. An-Nisa ayat 58 adalah amanah dan adil.
Copyrights © 2019