Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana
Vol 24, No 1 (2018): volume 24 No 1 Tahun 2018

MENGEJAR BAYANGAN: PERLAWANAN SEMU BURUH PANEN DALAM MELAWAN HEGEMONI ALAT PANEN MILIK TUAN TANAH

Nugraha, Yogaprasta Adi (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2018

Abstract

Teknologi pertanian dari satu sisi dapat dilihat sebagai sebuah anugerah yang dapat meningkatkan produksi. Di Kabupaten Sidenreng Rappang, Combine Harvester (Kemudian akan disingkat CH) sudah 4 tahun terakhir diperkenalkan sebagai salah satu strategi meningkatkan produksi. CH m erupakan alat pemotong padi yang mampu secara cepat memanen padi di sawah. Namun, di satu sisi kemunculan CH menimbulkan permasalahan tersendiri. Keberadaan mobil panen ini mengancam eksistensi buruh panen yang sudah lama menjadikan kegiatan panen sebagai salah satu strategi bertahan hidup musiman mereka. Sebelum kehadiran CH,  dalam satu hektar dapat menyerap tenaga kerja sekitar 30 orang (laki – laki dan perempuan) sehingga lebih terjadi distribusi pendapatan secara lebih adil. Paska kemunculan CH, tenaga panen yang terserap maksimum hanya 7 – 8 orang (laki – laki saja). Dalam kondisi yang “normal” harusnya para buruh panen yang kehilangan pekerjaannya melakukan perlawanan terhadap keberadaan CH karena kehilangan sumber pendapatan, namun pada kenyataannya tidak ada yang perlawanan buruh karena pemilik CH adalah tuan tanah kaya desa yang memiliki sawah puluhan hektar dan digarapkan kepada masyarakat.  Kata Kunci: Ketidakberdayaan, Buruh Panen, Teknologi Pertanian, Tuan tanah

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

wahana

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Media Bahasa, Sastra dan Budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Sosial ilmu dan Budaya Universitas Pakuan dengan E-ISSN 2622-4356. Jurnal ini memuat makalah, pemikiran kritis, gagasan ilmiah, dan hasil penelitian pada bidang bahasa, sastra, budaya, komunikasi dan seni dalam bentuk artikel ilmiah dari ...