Wilayah Anomali Atlantik Selatan (AAS) mengandung partikel bermuatan yang membahayakan satelit-satelit yang berada di orbit rendah bumi (LEO). Partikel bermuatan yang terdapat di wilayah tersebut bersumber dari sinar kosmik galaksi (GCR) dan matahari yang terperangkap, merambat dan saling berinteraksi yang mengakibatkan fluks dan energi partikel bervariasi. Karakteristik partikel bermuatan di wilayah Anomali Atlantik Selatan dapat diketahui dengan menganalisis data partikel dari satelit NOAA 15. Tinjauan partikel dari GCR dilakukan saat aktivitas matahari minimum sedangkan tinjauan partikel dari matahari dilakukan saat aktivitas matahari maksimum. Analisis data partikel memperlihatkan bahwa saat aktivitas matahari maksimum dan minimum, terjadi badai GCR beberapa kali. Badai GCR tidak selalu berpengaruh signifikan terhadap aktivitas geomagnet yang dilihat melalui indeks Kp dan Dst. Analisis data partikel di AAS untuk kanal energi E>30 keV (elektron) dan 80
Copyrights © 2014