Pelemahan rupiah yang terjadi sepanjang tahun 2018 menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak akan terulangnya krisis ekonomi moneter yang pernah melanda Indonesia tahun 1997-1998. Berdasarkan kajian teori dan empiris, nilai tukar mata uang suatu negara dipengaruhi beberapa variabel. Dengan menggunakan data time series, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh capital inflow, inflasi, tingkat suku bunga, ekspor dan impor terhadap nilai tukar rupiah. Metode statistika yang digunakan adalah analisis jalur karena melalui metode tersebut dapat diketahui pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat tidak hanya secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa capital inflow dan tingkat suku bunga memiliki pengaruh langsung terhadap nilai tukar rupiah per USD. Inflasi memiliki pengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui capital inflow dan suku bunga) terhadap nilai tukar rupiah per USD. Ekspor dan impor tidak berpengaruh secara langsung terhadap nilai tukar rupiah per USD namun dapat mempengaruhi nilai tukar rupiah secara tidak langsung melalui capital inflow, inflasi, dan tingkat suku bunga.
Copyrights © 2019