Masjid merupakan simbol dari perkembangan umat Islam. Jika di suatu tempat ditemukan sebuah bangunan masjid berarti masyarakat sekitar tempat tersebut telah lama beragama Islam. Selanjutnya, di berbagai wilayah pemukiman penduduk (di perkotaan maupun di pedesaan) banyak didirikan masjid-mesjid dengan bentuk bangunan yang mewah. Tetapi, kebanyakan dari masjid-masjid tersebut tidak difungsikan sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW Bahkan sistem manajemen kemasjidan-nya berjalan dengan apa adanya.Jamaah dari sebuah masjid ternyata terdiri atas semua kelompok umur (balita, anak-anak, remaja dan dewasa) dan semua jenis kelamin (pria dan wanita). Namun demikian, kelompok umur jamaah terbanyak adalah kaum remaja (putra dan putri), sehingga dikembangkan pembinaan khusus jamaah kaum remaja.Dalam upaya mengembalikan fungsi masjid sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, dan dalam rangka mencapai efisiensi serta efektivitas pelaksanaan pembinaan remaja sebagai jamaah masjid, dengan karakter tertentu, penulis menyimpulkan perlunya dikembangkan pendekatan manjemen yang nonĀprofit yaitu manjemen pendidikan.
Copyrights © 2006