Tidak dapat ditolak bahwa media social menjadi bagian penting dalam kehidupan sekarang. Semua aktifitas baik positif dan negatif dapat di posting ke media sosial. Terlepas darai tujuannyaa media social mempengerauhi pembaca sehingga memungkinkana untuk terjadinya pelecehan dan kekerasan. Penelitian ini mendeskripsikan secara kuantitatif perbandingan bentuk kekerasan di media sosial pada mahasiswa dan mahasiswi perguruan tinggi Islam. Responden penelitian adalah 40 orang mahasiswa-i yang diambil secara acak dengan teknik by accident tanpa mempertimbangkan jurusan dan semesternya. Data dikumpulkan dengan menyebarkan angket berupa skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi lebih banyak menggunakan media sosial dibandingkan mahasiswa.
Copyrights © 2018