Fokus kajian penelitian ini adalah (1) bagaimana implementasi sikap toleransi terhadap orang yang berbeda keyakinan, dan dalam peaksanaan kehidupan bertoleransi itu dan (2) apa faktor pendukung serta implikasi ehidupan toleransi tersebut. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi dengan menggunakan analisa deskriptif sosiohistoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) konsep toleransi yang diperoleh oleh peserta didik SMA Negeri 1 Gerung diperoleh sejak usia pendidikan dasar dan memperolehnya dari guru SD dan dari orang tua, (2) implementasi dari sikap yang tepat terhadap kehidupan bertoleransi menurut peserta didik SMA Negeri 1 Gerung adalah saling menghargai dan menghormati orang yang beragama lain, dan (3) faktor pendukung toleransi adalah kepala sekolah, guru, pemahaman terhdap agama dan budaya sekolah. Implikasi dari keadaan ini peserta didik dapat hidup dengan rukun, dapat menjalankan kehidupan agama masing-masing sesuai dengan keyakinan dan mereka tidak menemukan kendala dalam bertoleransi.
Copyrights © 2019