Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan meningkatkan kemampuan guru pembimbing SMA Kota Jambi dalam melaksanakan pelayanan bimbingan kelompok melalui pendekatan cooperative training. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kepengawasan yang dilaksanakan pada Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MG BK) Kota Jambi dengan melibatkan 29 orang guru pembimbing yang belum mampu melaksanakan pelayanan bimbingan kelompok yang diperoleh dari refleksi awal dari 52 guru yang ada.Penelitian Tindakan Kepengawasan ini dilakukan dengan dua siklus dan masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan, yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Indikator kinerja yang ditetapkan adalah: bila minimal ratarata kemampuan guru pembimbing dalam melaksanakan pelayanan bimbingan kelompok sebesar 75 dikatakan tindakan berhasil. Berdasarkan hasil analisis pada masing-masing siklus menunjukkan peningkatan kualitas dan rata-rata kemampuan guru SMA Kota Jambi dalam melaksanakan pelayanan bimbingan kelompok dari pra siklus ke siklus I sebesar 3,8 ,yakni dari 69,85 ke 73,65 hal ini menunjukan meningkatnya kemampuan guru dari cukup menjadi baik dan dari siklus I ke siklus II sebesar 6,57 yakni dari 73,65 ke 80,22. Kualitasnya kemampuan guru pembimbing dalam melaksanakan pelayanan bimbingan kelompok juga meningkat dari baik menjadi baik sekali. Demikian pula halnya dengan masing-masing aspek penilaian juga terjadi peningkatan rata-rata. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan cooperative training dapat meningkatkan kemampuan guru pembimbing SMA Kota Jambi dalam melaksanakan pelayanan bimbingan kelompok. Kata kunci: Pelayanan Bimbingan Kelompok, Pendekatan Cooperative Training
Copyrights © 2018