Kemampuan menulis siswa SMP Negeri 1 Sano Nggoang masih tergolong rendah. Padahal, kemampuan dibidang ini sangat bermanfaat dalam menunjang kemampuan berbahasa siswa, dan terlebih lagi dalam menghadapi ujian nasional dengan tipe soal yang sudah mengarah pada aspek penggunaan bahasa. Oleh karena itu, kemampuan menulis sangat penting dan mendesak dikuasai siswa. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan salah seorang guru bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Sano Nggoang, diperileh informasi bahwa kemampuan tentang menulis karangan narasi siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Narasi melelui Pendekatan Kontekstual dengan Inspirator Lingkungan Sekolah Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sano Nggoang, Manggarai Barat Tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan dokumen. hasil penelitian yang diperoleh dari pelaksanaan siklus I, siklus II, adalah: 1). Penedekatan Kontekstual dapat meningkatkan mutu pembelajaran menulis karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sano Nggoang , tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dicermati dari perolehan nilai rata-rata siswa yang mengalami peningkatan yang signifikan. Pada hasil tes awal nilai rata-rata siswa hanya mencapai 6,32. Nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan pada tes siklus I menjadi 6,91 pada hasil tes siklus I, dan meningkat lagi pada hasil tes siklus II, yaitu menjadi 8,02, Demikian pula ketuntasan kelas, mengalami peningkatan dari tes awal yang mencapai 6.26,47%, meningkat menjadi 29,41% pada hasil tes siklus I, meningkat menjadi 11,76% pada hasil tes siklus II. Pendekatan kontekstual dapat memberi kesempatan kepada siswa untuk berkompotisi di dalam menyusun karangan narasi sesuai dengan ciri-ciri karangan narasi. Perubahan tingkah laku atau sikap menjadi siswa yang kreatif tampak dalam pembelajaran menyusun karangan narasi. 2). Langkah-langkah pendekatan kontekstual di dalam kelas sangat mudah diterapkan dan sederhana, khususnya dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sano Nggoang. Mengingat langkah-langkah pendekatan kontekstual mengembangkan pemikiran bahwa anak belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri, dan mengkonstruksi sendiri pengetahuan keterampilan barunya. Pendekatan kontekstual mengembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya, dan menciptakan masyarakat belajar (belajar berkelompok), karena sambil belajar mereka dapat bermain dan berkelompok sebagai masyarakat belajar
Copyrights © 2017