Pendekatan Deep Dialogue and Critical Thinking merupakan pembelajaran yang membina keberagaman siswa dengan cara dialog antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru kemudian berpikir kritis berhubungan dengan memilih dan memutuskan suatu konsep. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh penerapan pendekatan Deep Dialogue and Critical Thinking terhadap berpikir kritis siswa pada pembelajaran pendidikan kewarganegraan. Metode penelitian digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimental, pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, tes, dan dokumentasi, serta alat menganalisis data menggunakan statistic deksripsi dan statistic inferensial regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan: (i) penerapan pendekatan Deep Dialogue and Critical Thinking terhadap berpikir kritis siswa tidak berpengaruh secara linear karena nilai R2 hanya mencapai 00% dan 100% dipengaruhi factor lain, akan tetapi secara parsial sangat berpengaruh sebesar 0,891 dari taraf 0,05% pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan
Copyrights © 2015