Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peningkatan Creative Thinking Skills peserta didik setelah menggunakan Modul Fisika Berbasis Inquiry Learning dan untuk mengetahui seberapa besar keefektifan penggunaan Modul Fisika Berbasis Inquiry Learning terhadap hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan menggunakan One Group Pre-Test and Post-Test.. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data statistik deskriptif. Hasil Creative Thinking Skills peserta didik mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dengan rata-rata nilai gain dari setiap pertemuan adalah 0,33. Pada aspek sikap ilmiah peserta didik mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dan secara keseluruhan sikap peserta didik berada dalam kategori baik dengan rata-rata sebesar 75,71. Nilai aspek pengetahuan rata-rata peserta didik dari 4 pertemuan tersebut berada di atas nilai ketuntasan, yaitu 76,92. Pada aspek keterampilan ilmiah peserta didik mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dan secara keseluruhan rata-rata keterampilan peserta didik adalah 80,77 dan berada pada pada interval 75-90 dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, Modul Fisika Berbasis Inquiry Learning efektif digunakan karena nilai hasil belajar peserta didik secara klasikal sebanyak 75% mencapai standar KKM dan secara keseluruhan rata-rata Creative Thinking Skills peserta didik adalah 79,89 dan berada pada interval 66-79 dengan kategori kreatif.
Copyrights © 2019