JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
Vol 2, No 2 (2017)

Peningkatan Keterampilan Bercerita Dengan Menggunakan Media Boneka Tangan Pada Siswa Kelas IX.1 SMP Negeri 3 Pujut Kab. Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2016/2017

Duilan Duilan (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Dec 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas IX.1 SMP Negeri 3 Pujut Lombok Tengah dengan menggunakan media boneka tangan. Latar belakang diadakannya penelitian di SMP Negeri 3 Pujut yaitu kurangnya keterampilan peserta didik dalam bercerita. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 3 Pujut. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX.1 yang terdiri dari 36 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti selaku guru Bahasa Indonesia bersama dengan guru lain dalam satu sekolah yaitu Ibu Sri Juliati, S.Pd. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket, pengamatan, wawancara, catatan lapangan, dokumentasi foto, dan penilaian keterampilan bercerita. Instrumen penelitian berupa catatan lapangan, lembar pengamatan, angket, dan lembar penilaian bercerita. Data yang diperolah dianalisis secara deskritif kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Keabsahan data diperoleh melalui validitas (validitas demokratik, validitas hasil, validitas proses) dan reliabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas IX.1 SMP Negeri 3 Pujut Lombok Tengah. Peningkatan keterampilan bercerita siswa tampak pada kualitas proses pembelajaran yang ditunjukkan oleh keaktifan, perhatian pada pelajaran, antusiasme selama pembelajaran, keberanian bercerita di depan kelas dan kerjasama kelompok sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, aktif dan kreatif. Peningkatan secara produk dapat dilihat dari peningkatan skor hasil bercerita siswa pada setiap siklus. Kemampuan rata-rata siswa dalam bercerita sebelum adanya tindakan berkategori kurang. Namun, setelah implementasi tindakan selama dua siklus, kemampuan rata-rata siswa dalam bercerita menjadi kategori baik. Peningkatan kualitas produk/hasil dapat dilihat dari perbandingan skor rata-rata bercerita siswa pada tahap pratindakan sampai pascatindakan Siklus II. Skor rata-rata siswa pada tahap pratindakan sebesar 19,17, pada Siklus I meningkat menjadi 23,03, dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 25,89. Skor rata-rata keterampilan siswa mengalami peningkatan sebesar 6,72. Dengan demikian, keterampilan bercerita siswa kelas IX.1 SMP Negeri 3 Pujut Lombok Tengah telah mengalami peningkatan baik secara proses maupun produk setelah diberi tindakan menggunakan media boneka tangan

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JUPE

Publisher

Subject

Education

Description

The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature ...