Kenyataan dilapangan dalam menyelesaikan suatu masalah, siswa tidak berusaha membangun pengertian atau pemahaman sendiri dengan pola pikirnya sehingga kemampuan pemecahan masalah siswa rendah. Untuk mengatasi hal tersebut Strategi yang diperlukan adalah penggunaan metode pembelajaran yang lebih memberdayakan siswa dan tidak mengharuskan siswa hanya mendengar, mencatat, dan menghafal materi yang diberikan, tetapi sebuah strategi yang mendorong untuk berfikir dan bekerja, beraktivitas lebih selama dalam proses pembelajaran dan membawa mereka kesuasana yang menyenangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Adapun hasil penelitian adalah Pembelajaran yang berlangsung pada siklus I belum mencapai indikator kerja yang telah ditentukan sebelumnya yaitu porsentase prestasi belajar siswa hanya 63,33%. Pembelajaran pada siklus II juga belum mencapai indikator kerja yang telah ditentukan sebelumnya dengan prosentase prestasi belajar adalah 80,00% sedangkan hasil yang dicapai pada siklus III telah memenuhi indikator kerja yang telah ditentukan sebelumnya dengan prosentase prestasi belajar adalah 96,67%. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan penerapan metode PBL (Problem Based Learning) dapat meningkatkan prestasi belajar pada siswa kelas XII SMA Muhammadiyah Bolo tahun pelajaran 2015/2016
Copyrights © 2016