Proses pembelajaran yang efektif seyogianya melibatkan guru dan siswa secara aktif. Dalam model pembelajaran konvensional peran guru sangat vital dalam artian semua hal harus bersumber dari guru sehingga faktor ketergantungan sangat besar. Akibatnya bila pemilihan metode kurang tepat maka akan berdampak pada keaktifan dan hasil belajar yang akan diperoleh. Salah satu ,etode yang dianggap dapat menjadi solusi persoalan dikelas adalah metode kooperatif jigswa. Metode jigsaw memiliki keunggulanya itu melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, meningkatkan partisipasi siswa dalam kelompok, memberi kesempatan siswa untuk berinteraksi dengan siswa lain yang berbeda latar belakangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan metode jigsaw untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar mata pelajaran memahami makna ibdadah pada siswa kelas VI SD InpresOebufu TA 2014/2015.Metode yang digunakan adalah tindakan kelas yang didesain dua siklus dan didahului dengan pra penelitian. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI dnegna jumlah 16 orang. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan aktivitas pembelajaran yang dialami oleh siswa yaitu pada prapenelitian sebesar 34,38%, pada akhir siklus I 71,09% dan pada akhir siklus II keaktifan meningkat lagi menjadi 81,25%. Penerapan metode Jigsaw juga mampu meningkatkan rata-rata prestasi belajar dari 6,22 pada tahap pra penelitian menjadi 7,34 pada akhir siklus 1 dan meningkat menjadi 8,25 pada akhir siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian metode koopertif learning Jigsaw bisa dijadikan sebagai metode yang dapat diterapkan pada mata pelajaran memahami makna ibadah dan mata pelajaran lainnya yang relevan.
Copyrights © 2016