Pemilihan umum merupakan salah satu sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat. Rakyat harus didorong untuk tidak hanya memiliki kesadaran akan hak tetapi juga harus sadar akan tanggung jawab sebagai warga Negara yang berdaulat,tanggung jawab rakyat dalam menjaga kedaulatannya dapat diwujudkan dalam partisipasi aktif pada kegiatan pengawasan pemilu. Rakyat (masyarakat) khususnya Nusa Tenggara Barat tahun lalu telah melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkda), walaupun Pilkada telah berlalu namun masih menyisakan beberapa kelemahan yang harus diperbaiki diantaranya adalah Pilkada Provinsi NTB masuk dalam urutan kelima paling tinggi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dari semua Provinsi se Indonesia.Disamping itu, Rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, disebabkan oleh rendahnya literasi masyarakat terhadap pemilu. Untuk itu penting untuk memberikan pendidikan nilai-nilai pengawasan pemilu partisiatif terhadap organisasi social kemasyarakata khusunya di kabupaten Lombok tengah. Dalam hal ini Formuda Tastura sebagai masyarakat milenial yang terdidik dan produktif harus diberdayakan dalam meningkatkan pengawasan partisipatif dalam pemilu.
Copyrights © 2018