Strategi mutu pelayanan kesehatan merupakan suatu bentuk langkah praktis yang dapat membantu Unit Pelayanan Kesehatan (Puskemas) dalam memecahkan setiap masalah kesehatan yang dihadapi ditingkat dasar. Salah satu faktor penghambat utama berjalannya suatu pelayanan adalah sumber daya manusia dengan budaya kerja yang rendah, penyebabnya adalah menyangkut pengawasan dan komitmen organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengawasan dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai Puskesmas Anjir Muara di Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan eksplanatory research. Metode pengumpulan data menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner) tentang pengawasan dan komitmen organisasi. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Puskesmas Anjir Muara di Kab. Barito Kuala sebanyak 25 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh pengawasan terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala berdasarkan hasil perhitungan Thitung > Ttabel (4,023 > 1.708.), terdapat pengaruh komitmen dan terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala berdasarkan hasil Thitung > Ttabel (3.728 > 1.708.), terdapat pengaruh pengawasan dan komitmen terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala berdasarkan hasil perhitungan Fhitung > FTabel (136.503 > 4.349.). Dari analisis regresi bahwa pengawasan yang dilakukan akan cenderung meningkat positif sebesar 0.237 seiring dengan semakin membaiknya sistem pengawasan yang dilakukan. Komitmen juga meningkat positif 0.379 seiring dengan diperhatikannya kebutuhan. Sedangkan secara bersamaan kinerja juga semakin meningkat sebesar 1.607. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengawasan dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai Puskesmas Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala.
Copyrights © 2017