Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sastra lisan berupa mantra berdasarkan konteks dan teks yang ada pada masyarakat dusun Dadapan. Melalui teori Albert b. Lord sebagai acuan utama dapat dipahami bahwa untuk mengkaji sebuah sastra lisan berupa mantra perlu melihat konteks yang mendasari lahirnya sebuah mantra. untuk itu diperlukan konteks performance yang mendasari munculnya teks mantra. Transmisi, komposisi dan formula teks mantra merupakan kajian teks bahwa teks mantra akan tetap eksis ketika ada transmisi dan komposisi sehingga dapat diketahui formula yang dipakai penutur. Berdasarkan hal tersebut muncul fungsi mantra dalam ritual kenduri bagi masyarakat dusun Dadapan baik fungsi Individu maupun sosial.
Copyrights © 2017