Manusia sesungguhnya tidak punya kemampuan untuk menangkap dan melihat realita dunia ini secara purna. Manusia tidak sanggup melihat realita yang sebenarnya, akan tetapi manusia hanya sanggup untuk menciptakan apa yang disebut dengan “perceive reality”, yakni realitas yang sudah dipersepsikan. Realita yang sudah dipersepsikan ini merupakan hasil dari konstruksi atas realita sosial yang dibangun menurut kacamata seseorang.Konstruksi demikianlah yang disajikan media menyangkut ambruknya jembatan Kutai Kartanegara Kata kunci: realitas, konstruksi, masyarakat, individu, media
Copyrights © 2012