Masri Sareb Putra
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tradisi Hermeneutika dan Penerapannya dalam Studi Komunikasi Masri Sareb Putra
Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2 No 2 (2010): ULTIMACOMM
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.978 KB) | DOI: 10.31937/ultimacomm.v2i2.194

Abstract

Tradisi “hermeneutika” sudah dikenal dalam mitologi Yunani lewat figur Hermes yang dikenal piawai menafsirkan pesan “dunia atas” atau realita sontologis untuk disampaikan kepada manusia. Kemudian, hermeneutika dipraktikkan para pakar untuk menemukan makna hakiki sebuah teks Akitab. Sekolah Frank furt kemudian mengembangkan metode hermeneutika sebagai cabang filsafat yang mencapai puncaknya pada Gadamer. Akan tetapi,hermeneutika baru menarik perhatian para pakar komunikasi Amerika pada 1976. Di Indonesia, hermeneutika belum banyak digunakan untuk studi komunikasi, padahal hermeneutika dapat membongkar makna yang terselubung dibalik realitas yang ada dibalik teks dan wacana secara radikal. Kata kunci: Hermeneutika, eksegese, makna, filsafat, komunikasi, wacana, teks.
Konstruksi Realitas Sosial atas Peristiwa Ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara Masri Sareb Putra
Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3 No 2 (2011): ULTIMACOMM
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.187 KB) | DOI: 10.31937/ultimacomm.v3i2.201

Abstract

To be truthful, human being is incapable to grasp and see reality as it is. Knowing this incapability, human being is only capable to create the so-called “perceived reality,” that is, reality as already perceived. This perceived reality is the result of social construction of reality, built within the limited horizon of a person. This kind of social construction of reality is on display by the media, regarding the news about the fall of Kutai Kartanegara bridge. Keywords: realitas, konstruksi, masyarakat, individu, media
Konstruksi Realitas Sosial atas Peristiwa Ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara Masri Sareb Putra
Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4 No 2 (2012): ULTIMACOMM
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.742 KB) | DOI: 10.31937/ultimacomm.v4i2.207

Abstract

Manusia sesungguhnya tidak punya kemampuan untuk menangkap dan melihat realita dunia ini secara purna. Manusia tidak sanggup melihat realita yang sebenarnya, akan tetapi manusia hanya sanggup untuk menciptakan apa yang disebut dengan “perceive reality”, yakni realitas yang sudah dipersepsikan. Realita yang sudah dipersepsikan ini merupakan hasil dari konstruksi atas realita sosial yang dibangun menurut kacamata seseorang.Konstruksi demikianlah yang disajikan media menyangkut ambruknya jembatan Kutai Kartanegara Kata kunci: realitas, konstruksi, masyarakat, individu, media