Jurnal Geologi Kelautan: Media Hasil Penelitian Geologi Kelautan
Vol 10, No 1 (2012)

POLA ANOMALI MAGNET DAN NILAI SUSCEPTIBILITAS DARI BATUAN DASAR PADA PEMETAAN GEOLOGI DAN GEOFISIKA DI PERAIRAN TELUK BONE SULAWESI SELATAN

Beben Rachmat (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung)
Delyuzar Ilahude (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2016

Abstract

Pola anomali magnet dari penerapan metode reduksi kekutub dan equator menunjukkan nilai anomali lokal yang cukup signifikan. Nilai anomali magnet di perairan Teluk Bone diduga berkaitan dengan tatanan litologi batuan dasar. Nilai anomali negatif dengan notasi warna biru yang menempati bagian utara dan tenggara daerah penelitian, diduga merupakan batuan sedimen yang mendominasi daerah tersebut. Sifat kemagnitan batuan di bagian barat daerah penelitian, diduga disebabkan oleh busur magmatik dari tepian timur lengan Sulawesi Selatan. Nilai susceptibilitasnya (k) tertinggi mulai dari 0.1588 hingga 0.1596, sedangkan terendah mulai dari 0.1564 sampai 0.1572. Diperkirakan nilai susceptibilitas tertinggi, termasuk dalam kelompok batuan metamorf, sedangkan terendah termasuk dalam kelompok batuan sedimen. Kata kunci : anomali lokal, susceptibilitas The pattern of magnetic anomalies of the application the method of reduction to the pole and equator shows the value of the local anomalies are quite significant. The value of magnetic anomalies in the waters of the Gulf of Bone allegedly related to order litologi bedrock. The value of negative anomalies with blue color notation that occupy the north and southeast region research, allegedly is a sedimentary rock that dominates the area. The nature of magnetic rocks in the western part of the area of research, allegedly caused by the arc of the east arm magmatic South Sulawesi. The value of the highest susceptibilitasnya (k) ranging from 0.1588 until 0.1596, whereas the lowest starting from 0.1564 until 0.1572. Estimated value of the highest susceptibility, included in the group of metamorphic rock, while the lowest are included in the group of sedimentary rocks. Keywords: local anomaly, susceptibility

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

jgk

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Geologi Kelautan (JGK), merupakan jurnal ilmiah di bidang Ilmu Kebumian yang berkaitan dengan geologi kelautan yang diterbitkan secara elektronik (e-ISSN: 2527-8851) dan cetak (ISSN: 1693-4415) serta berkala sebanyak 2 kali dalam setahun (Juni dan Nopember) oleh Pusat Penelitian dan ...