Patrawidya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah dan Budaya
Vol. 18 No. 2 (2017)

PENANGANAN BENCANA LETUSAN GUNUNG GALUNGGUNG PADA TAHUN 1982-1983

Ariwibowo, Gregorius Andika (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Mar 2018

Abstract

Letusan Galunggung merupakan salah satu bencana besar di Indonesia. Meskipun letusan ini tidak menelan jumlah korban jiwa yang besar, namun letusan yang berlangsung selama sekitar delapan bulan ini telah mempengaruhi kehidupa sehari-hari penduduk di tiga kabupaten di Jawa Barat. Kajian ini mencoba menjabarkan mengenai upaya pemerintah, terutama pemerintahan orde baru dalam penanganan bencana letusan Galunggung. Penanganan bencana merupakan upaya penanganan langsung terhadap para korban sesaat setelah bencana terjadi. Kajian ini menggunakan metodologi sejarah dengan menggali pada sumber-sumber yang merekam dan mendokumentasikan peristiwa ini. Kesimpulan dari kajian ini adalah bahwapemerintah orde baru menggunakan perangkat sipil dan militer dalam upaya penanganan bencana. Pengaruh dari konsolidasi penanganan yang dilakukan secara sistematik in berjalan dengan sangat baik antara aparat pemerintah, peneliti, militer, dan tim SAR dalam menangani para pengungsi dan dampak bencana yang lain.Galunggung eruption was one of the enormous disaster in Indonesia. Although not killed so many people, Galunggung eruption hit continuously around eight months and crackdown in a most density population area in three regency areas in West Java province. This chapter point is want observe the roles of government to manage disaster relief, especially during Galunggung eruption disaster by the New Order regime. Disaster relief refers to interventions aimed at meeting the immediate needs of the victims of a disastrous event. This studies used a historiography methodology to reconstruct disaster relief event of Galunggung eruption. Conclusion of this study underlines that New Order used their civil and military power to manage the situation in Galunggung. The impact was so good because they used a systematic order to consolidate many organization from local government, researcher, and Save and Rescue (SAR) to handle the situation.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

patrawidya

Publisher

Subject

Arts Social Sciences

Description

The Patrawidya appears in a dark gray cover with a papyrus manuscript. The Patrawidya Journal is published three times a year in April, August and December. The study of the Patrawidya Journal article is on the family of history and culture. The Patrawidya name came from a combination of two words ...