Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa
Vol 13, No 1 (2015): METALINGUA, EDISI JUNI 2015

KONJUNGSI TEMPORAL MENYATAKAN WAKTU BERSAMAAN DALAM BAHASA BALI

Ida Ayu Putu Aridawati (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 May 2017

Abstract

TULISAN ini mengkaji konjungsi yang menandai hubungan semantik waktu bersamaanyang terdapat dalam kalimat dan wacana. Masalah yang dibahas adalah konjungsi apasaja dan bagaimanakah pemakaian konjungsi temporal yang menyatakan waktubersamaan tersebut dalam kalimat dan wacana? Tujuan penelitian ini mendeskripsikanmacam dan pemakaian konjungsi temporal tersebut dalam kalimat dan wacana. Dalampengumpulan data dipergunakan metode simak dan metode cakap. Dalam menganalisisdata dipergunakan metode distribusional dengan penerapan teknik dasar, yaitu teknikbagi unsur langsung dan teknik lanjutan berupa teknik lesap, teknik ganti, teknik balik,dan teknik sisip. Dalam penyajian hasil analisis data dipergunakan metode formal daninformal, dibantu dengan teknik induktif dan deduktif. Berdasarkan hasil pembahasan,dapat disimpulkan bahwa terdapat tujuh macam konjungsi yang menandai hubungan semantik waktu bersamaan dalam kalimat, yaitu dugas ‘ketika/waktu/saat’, daweg‘ketika/waktu/saat’, duk ‘ketika/waktu/saat’, sedeng ‘sedang/ketika/sewaktu/saat’,sedekan ‘ketika/sewaktu/saat’, risedek ‘ketika/sewaktu/saat’,dan rikala ‘ketika/waktu/saat’. Dalam konstruksi kalimat kehadiran konjungsi itu bersifat wajib (tidakdapat dilesapkan), tetapi letaknya tidak tegar, yaitu dapat berada di awal kalimat ataudi tengah kalimat. Ditemukan lima macam konjungsi yang menandai hubungan semantikwaktu bersamaan yang terdapat dalam wacana, yaitu dugasento ‘ketika/waktu/saatitu’, daweg punika ‘ketika/waktu/saat itu’, duk punika ‘ketika/waktu/saat itu’, risedekpunika ‘ketika/waktu/sewaktu/saat itu’, dan rikalapunika ‘ketika/waktu/sewaktu/saat itu’. Kehadiran konjungsi tersebut dalam wacana juga wajib (tidak dapatdilesapkan), dan bersifat tegar, yaitu selalu terletak di awal kalimat kedua. Konjungsidalam kalimat berbentuk kata, sedangkan dalam wacana berbentuk frasa.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

metalingua

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

METALINGUA is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in Metalingua have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. METALINGUA is published by West Java Balai Bahasa twice a year, in June and ...