Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa
Vol 15, No 1 (2017): METALINGUA EDISI JUNI 2017

ANALISIS SEMANTIK METAFORA WARNA BAHASA MINANGKABAU

Yulino Indra (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Jan 2018

Abstract

This paper tried to investigate the presence of the terms of colors and its connotationin the metaphors of Minangkabau Language. To do so, the data were collectedfrom the native speakers and from the books such as Minangkabau Language Dictionary,The Minangkabau Language of Proverb, text of randai, and the lyrics ofMinangkabau songs. The metaphorical color expressions were analysed by correlatingthem with their literal meanings and other factors such as physical, psychological,historical, and cultural. The findings of this research showed that there weresix colors found in metaphorical expression, i.e itam ’black’, putiah ‘white, kulabu’grey’, sirah ’red’, kunyiang ’yellow’, and ijau ’green’. Some colors such as black,white, red, and yellow, contained both negative and positive connotation. However,the other colors such as grey and green only contained negative connotation. Thesemethaporical color expressions were unique because they were mostly influenced bymany factors in Minangkabau language and culture.AbstrakMakalah ini mencoba meneliti keberadaan warna-warna dan makna yang dikandungdalam ekpresi metafora bahasa Minangkabau. Data diperoleh dari penutur aslidan beberapa buku di perpustakaan, seperti Kamus Bahasa Minangkabau, KamusUngkapan Bahasa Minangkabau, teks randai, dan lirik lagu. Konotasi ekpresimetafora warna tersebut dianalisis dengan cara menghubungkannya dengan maknaliteralnya. Selain itu, analisis juga dikaitkan dengan faktor-faktor lain, seperti keadaanfisik, psikologi, sejarah, dan budaya yang mempengaruhinya. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada enam warna yang ditemukan dalam ekspresi metaforabahasa Minangkabau, yaitu itam ‘hitam, putiah ‘putih’, kulabu ‘abu-abu’, sirah‘merah’, kunyiang ‘kuning’, dan ijau ‘hijau’. Ekspresi metafora yang menggunakanwarna hitam, putih, merah, dan kuning memiliki konotasi positif dan negatif.Akan tetapi, ekpresi metafora yang menggunakan warna abu-abu dan hijau hanyamemiliki konotasi negatif. Setiap ekpresi metafora yang menggunakan kata warnadalam bahasa Minangkabau memiliki keunikan. Keunikan metafora warna tersebutsangat dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam bahasa dan budaya Minangkabau.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

metalingua

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

METALINGUA is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in Metalingua have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. METALINGUA is published by West Java Balai Bahasa twice a year, in June and ...