Peningkatan kompleksitas jaringan kelistrikan, pertumbuhan kebutuhan energi listrik dan kebutuhan sistem kelistrikan yang andal, berkualitas serta efisien, menjadi tantangan dalam dunia kelistrikan. Smart grid sebagai generasi baru dalam sistem kelistrikan menawarkan konsep modernisasi pada jaringan listrik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas, keandalan dan efisiensi. Advanced metering infrastructure (AMI) merupakan bagian penting dari smart grid yang berfungsi sebagai pembacaan meter secara kontinyu, monitoring penggunaan daya, deteksi gangguan pada konsumen, sistem manajemen dan kontrol data. Dalam makalah ini telah dilakukan desain dan penerapan sistem monitoring gangguan dan kualitas daya dengan teknologi AMI. Sistem monitoring menggunakan komunikasi nirkabel via general packet radio service (GPRS) yang diintegrasikan dengan aplikasi supervisory control and data acquisition (SCADA) dan sistem database. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem tersebut dapat memonitor kualitas daya pada jaringan yang mendekati waktu sebenarnya. Sistem monitoring bisa mendeteksi gangguan dan kualitas daya melalui informasi alarm pada aplikasi SCADA. Pada pengembangan lebih lanjut, sistem monitoring ini bisa diintegrasikan dengan sistem kontrol dengan algoritma manajemen gangguan seperti pelepasan beban, pembagian beban, pergeseran beban puncak dan perbaikan kualitas daya untuk peningkatan keandalan jaringan dalam smart grid.
Copyrights © 2018