Telah dilakukan studi untuk mengevaluasi dan menganalisis intensitas CO2 dari subsektor kelistrikan Indonesia dengan menggunakan formula IPCC. Simulasi intensitas CO2 masa depan juga dilakukan dengan menggunakan model ImPACT yang sudah dimodifikasi. Dalam simulasi intensitas CO2 ini, ada tiga skenario yang digunakan yaitu skenario referensi, kebijakan saat ini dan kebijakan baru (mitigasi) dan perbedaan ketiganya hanya pada aspek teknologi pembangkitan. Penerapan skenario mitigasi menghasilkan penurunan nilai intensitas CO2 di semua wilayah Indonesia di tahun 2030; intensitas terrendah terjadi di wilayah Papua dan Nusa Tenggara yaitu sekitar 0,41 kg/kWh, sedangkan intensitas CO2 tertinggi terjadi di wilayah Jawa-Bali yaitu sekitar0,7 kg/kWh.
Copyrights © 2010