RISHA sebagai hasil penemuan teknologi permukiman memiliki banyak keunggulan teknis . Tetapi penerapanRISHA di daerah, khususnya di daerah yang tidak menerima program rekonstruksi pasca bencana, dinilaibelum optimal. Dari aspek sosial ekonomi, penerapan RISHA, telah dikenal oleh masyarakat akan tetapibelum menemukan mekanisme pasar yang baik. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat yangmenganggap RISHA sebagai varian alternatif, bukan sebagai tujuan utama rumah. Penelitian ini ditujukanuntuk menerangkan bagaimana aplikasi RISHA sejauh ini dari aspek sosial ekonomi di 3 (tiga) daerah yaituJawa Barat, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.Temuan penting menunjukkan bahwa RISHA bersifatvisible tetapi belum bankable, maka diperlukan sosialisasi untuk penyebarluasan persepsi pengembanganRISHA mengingat sebagian responden belum mengetahui informasi secara lengkap
Copyrights © 2010