Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum
Vol 3, No 2 (2011)

KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS BERBASIS KONSULTASI PUBLIK DAN REKONSTRUKSI PERMUKIMAN PASCA BENCANA

Pamekas, R. (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2017

Abstract

Perumusan kebijakan, perencanaan dan pemrograman untuk percepatan rekonstruksi Aceh dan Nias yang harus memenuhi Sembilan prinsip dasar rekonstruksi adalah tugas yang sulit karena kompleksnya faktor yang perlu dipertimbangkan. Melibatkan masyarakat dalam proses rekonstruksi yang berkelanjutan memerlukan cukup waktu dan berlawanan dengan konsep percepatan. Kajian lingkungan hidup strategis yang bertumpu pada konsultasi publik adalah pendekatan yang menjanjikan untuk mengatasi perbedaan konsep tersebut. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi dan memprediksi isu isu strategis pada proses penyusunan kajian lingkungan hidup strategis tersebut. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi dampak adalah jejaring dampak, dan metode untuk memprediksi tingkat pentingnya dampak adalah matriks dampak. Pendekatan penetapan skala dan bobot digunakan untuk menghitung dampak. Kriteria dampak penting berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 056 tahun 1994 digunakan acuan penilaian derajat dampak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komponen kegiatan rekonstruksi yang harus dikelola secara baik adalah komponen penghunian rumah (99,13), pembuangan sampah tsunami (83,56) dan pengadaan bahan konstruksi berbasis semberdaya alam (66,47). Komponen lingkungan dan sumberdaya alam yang harus dilestarikan adalah lingkungan sosial (130,71), sumberdaya air (118,7), dan kesehatan masyarakat (69,97). Masukan operasional terhadap program adalah pengembangan teknologi mitigasi dampak, sedangkan masukan kebijakan adalah perluasan cakupan rekonstruksi.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

sosekpu

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum adalah jurnal ilmiah tentang inovasi kebijakan dan penerapan teknologi dalam perencanaan infrastruktur, pengembangan, dan manajemen. Ruang lingkup terbatas pada ruang, sosial, ekonomi, dan perspektif lingkungan transportasi jalan, sektor air, limbah, dan ...