Pamekas, R.
Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Manajemen Pemulihan Lingkungan Permukiman di Propinsi Aceh Pasca Tsunami Pamekas, R.
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1160.496 KB)

Abstract

Managing the recovery for the Environmental Settlement of Aceh post Tsunami, is not the easy task. Meanwhile, the aplication of the existing instrument that had been used to controll the economic program development had a significant constrains. Therefore, there is a need to develope a more practical instruments to guide the recovery program. This research is looking for the alternative instrument that suitable for the purposes. The so called management model for the recovery of enviromental settlement has been developed using the taxonomic method. Thhe developed instrument representing four recovery aspects namely vital need, social services, infrastructure and livelihood, addapting the selected 35 variables. Using the developed model, the progress of the designated four recovery aspect is evaluated. The results has been compared to the level damage environment. The recovery evaluation result concluded that the weigh of recovery development during 2005-2006 reaching to 46,5% with the recovery effectifity (EP_PL) of 138,39. The EP_PL greater than 100% indicating the effectiveness of the recovery as well as the disaster risk management program.
KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS BERBASIS KONSULTASI PUBLIK DAN REKONSTRUKSI PERMUKIMAN PASCA BENCANA Pamekas, R.
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 3, No 2 (2011)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.802 KB)

Abstract

Perumusan kebijakan, perencanaan dan pemrograman untuk percepatan rekonstruksi Aceh dan Nias yang harus memenuhi Sembilan prinsip dasar rekonstruksi adalah tugas yang sulit karena kompleksnya faktor yang perlu dipertimbangkan. Melibatkan masyarakat dalam proses rekonstruksi yang berkelanjutan memerlukan cukup waktu dan berlawanan dengan konsep percepatan. Kajian lingkungan hidup strategis yang bertumpu pada konsultasi publik adalah pendekatan yang menjanjikan untuk mengatasi perbedaan konsep tersebut. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi dan memprediksi isu isu strategis pada proses penyusunan kajian lingkungan hidup strategis tersebut. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi dampak adalah jejaring dampak, dan metode untuk memprediksi tingkat pentingnya dampak adalah matriks dampak. Pendekatan penetapan skala dan bobot digunakan untuk menghitung dampak. Kriteria dampak penting berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 056 tahun 1994 digunakan acuan penilaian derajat dampak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komponen kegiatan rekonstruksi yang harus dikelola secara baik adalah komponen penghunian rumah (99,13), pembuangan sampah tsunami (83,56) dan pengadaan bahan konstruksi berbasis semberdaya alam (66,47). Komponen lingkungan dan sumberdaya alam yang harus dilestarikan adalah lingkungan sosial (130,71), sumberdaya air (118,7), dan kesehatan masyarakat (69,97). Masukan operasional terhadap program adalah pengembangan teknologi mitigasi dampak, sedangkan masukan kebijakan adalah perluasan cakupan rekonstruksi.