JURNAL PANGAN
Vol 23, No 3 (2014): PANGAN

Kajian Rendemen dan Mutu Giling Beras di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan Assessment on Milling Yield and Milling Quality ofMilled Rice in Kota Baru District, South Kalimantan Province

Hikmah Hassan, Zahirotul (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2014

Abstract

Proses penggilingan merupakan faktor yang sangat menentukan besarnya susut hasil maupun kualitas beras yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat rendemen dan mutu giling beras yang dihasilkan oleh beberapa unit penggilingan padi di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Evaluasi dilakukan terhadap 51 sampel gabah kering (terdiri dari 2 varietas unggul, 14 lokal pasang surut, dan 5 lokal gunung/gogo) yang berasal dari 51 unit penggilingan padi yang ada di 11 kecamatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rendemen Beras Pecah Kulit (BPK) dan Beras Giling (BG) rata-rata sebesar 73,88 persen dan 66,60 persen. Varietas lokal gogo/gunung memiliki rendemen BPK maupun BG tertinggi, masing-masing sebesar 76,07 dan 68,07 persen. Analisis mutu beras hasil penggilingan menunjukkan bahwa persentase beras kepala, beras patah, dan menir dari beras giling varietas unggul masing-masing adalah 58,10; 27,04; dan 10,14 persen. Persentase beras kepala, beras patah dan menir untuk beras giling varietaslokal pasang surut masing-masing adalah 66,96; 23,91; dan 8,32 persen. Sedangkan persentase beras kepala, beras patah dan menir untuk beras giling varietas lokal gogo/gunung masing-masing adalah 57,86; 26,64; dan 11,62 persen. Kadar air gabah rata-rata yaitu 13,74 persen untuk varietas unggul, 14,12 persen untuk lokal pasang surut, dan 13,34 persen untuk lokal gogo/gunung. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa semua perusahaan penggilingan dikategorikan dalam Penggilingan Padi Kecil (PPK), dengan kapasitas penggilingan rata-rata sebesar 0,47 ton per jam. Inovasi teknologi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan rendemen dan kualitas beras giling di wilayah ini dengan mengintroduksikan penggunaan mesin paddy separator dan mesin paddy cleaner. Selain itu, perbaikan mindset petani dan manajemen usaha yang baik perlu dilakukan melalui pelatihan, magang dan studi banding.Rice Milling is one of the factors that determines the post-harvest losses and the quality of the milled rice. This study is carried out in Kotabaru district of South Kalimantan province to assess 51 samples of milled rice (consists of two high yielding varieties, 14 local tidalswamp varieties, and 5 local upland varieties) taken from 51 units of the existing rice milling units in 11 sub-districts in Kotabaru district. The results show that the average yield of brown rice and milled rice are 73,88 and 66,60 percents, respectively. The local upland/mountain varieties have the highest brown rice and milled rice yield, which are 76,07 and 68,07 percents, respectively. Analysis on the quality of the milled rice produced from high yielding varieties is 58,10, 27,04, and 10,14 percents of head rice, broken rice and min, respectively. The quality of the milled rice produced from local tidal swamp varieties is 66,96 percents, 23,91 percents, 8,32 percents of head rice, broken rice and min, respectively. While the qualityof the milled rice produced from local upland varieties is 57,86, 26,64, 11,62 percents of head rice, broken rice and min, respectively. The average of the grain moisture content is 13,74 percents forhigh yielding varieties, 14,12 percents for local tidalswamp varieties, and 13,34 percents forlocal upland varieties. Theassessment on the existing rice milling unitshow thatall the existing rice milling companies are categorizedas smallscale ricemilling units (RMU), with a milling capacityof 0,47 tons per hour. These results suggest thattechnologicalinnovations mightbe introduced orimplementedto increase the level ofyieldandquality of milled riceandthe introduction of the use paddyseparator andpaddycleaner. In addition, improvements of farmer mindsetand business managementneed to be done through training, internships and study visit,

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

pangan

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Social Sciences

Description

PANGAN merupakan sebuah jurnal ilmiah yang dipublikasikan oleh Pusat Riset dan Perencanaan Strategis Perum BULOG, terbit secara berkala tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan ...