RELIGIA
Vol 14 No 1: April 2011

PENAFSIRAN FILSAFAT MISTIS AYAT SAJDAH (Kajian Pemikiran Ibnu ‘Arabi)

Ismail, Ismail (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Oct 2017

Abstract

Sujud al-Tilawah pada ayat sajdah memiliki kualifikasikhusus. Ibnu ‘Arabi, dengan metode isyari (kiasan), membuatpersilangan makna zhahir dan makna bathin dalam koridor filosofisuntuk memperoleh makna terdalam dari sebuah teks ayat-ayat sajdah.Menurutnya, semua ayat dari ayat sajdah berisi dua tema dasar,yaitu atribusi diri kepada Allah swt, bahwa hanya Dia dengan segenapkekuatan, kesempurnaan dan kemuliaan, dan bahwa Dia adalah YangWajib dan Layak dijadikan objek sujud dan dipatuhi oleh semuamakhluk, dengan masing-masing “dimensi spiritual” dalaminterkorelasinya.Sujud tilawah in sajdah verses has a specific qualification. IbnArabi used ishari method to get deep meaning of the text of sajdahverses. To him, all sajdah verses contain two basic theme; they arethe attribute of Allah that He is the only one who has all strength,perfectness, and magnificence, and the attribute that He is the onlyone that must be worshipped and obeyed by all creatures.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

Religia

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Religia is a periodical scientific journal with ISSN Print: 1411-1632; Online: 2527-5992 published by the Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah IAIN Pekalongan. This journal specializes in the study of Islamic sciences (Islamic Theology, Philosophy and Islamic thought, Tafsir-Hadith, Science of ...