RELIGIA
Vol 21 No 2: Oktober 2018

Ta’wīl Teologis Abū Manṣūr Al-Māturīdī (Pembacaan Kritis atas Ayat-ayat Keesaan Tuhan)

Tazkiyah, Izzatu (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Oct 2018

Abstract

Secara historis, diskursus tafsīr dan ta’wīl tidak selalu berjalan beriringan. Terlebih ketika madzhab al-Asy’ārī memperoleh kekuasan, tafsīr telah diposisikan lebih unggul dibanding ta’wīl yang keberadaannya tidak saja dianggap sebagai oposisi madzhab melainkan telah dinilai menyimpang dari kebenaran. Dalam penelitian ini, penulis berusaha menyingkap ta’wīl teologis al-Māturīdī dalam magnum opusnya Ta’wīlāt Ahl al-Sunnah dan Kitāb al-Tauhīd. Karya al-Māturīdī menjadi obyek penelitian dengan mempertimbangkan bahwa ia dianggap mampu menjembatani antara kalangan tradisionalis (Asy’ariyah) dan rasionalis (Muktazilah). Sementara pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teologi dan tafsīr komparatif. Setidaknya penulis menemukan tiga temuan pokok di antaranya: Pertama konsepsi ta’wīl yang dikonstruk al-Māturīdī dalam tafsīrnya nampak begitu longgar. Kedua, objektivitas makna yang dihadirkan terkadang tereduksi oleh pandangan-pandangan teologisnya yang nampak subyektif. Ketiga, di satu sisi pandangan teologisnya mampu meredam paham-paham yang dianggap berseberangan dengan Islam, sementara di lain sisi menunjukan bahwa al-Māturīdī berusaha membasiskan doktrin teologi Sunni.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Religia

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Religia is a periodical scientific journal with ISSN Print: 1411-1632; Online: 2527-5992 published by the Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah IAIN Pekalongan. This journal specializes in the study of Islamic sciences (Islamic Theology, Philosophy and Islamic thought, Tafsir-Hadith, Science of ...