Banyak guru telah mendengar tentang Multiple Intelligence dan gaya belajar siswa. Namun, berapa banyak dari mereka yang memahami tentang Multiple Intelligence dan cara membedakannya. Isu tentang Multiple Intelligence sebenarnya sudah dipublikasikan secara luas sejak pertama kali teori ini diperkenalkana pada tahun 1983 oleh Howard Gardner. Perubahan paradigma tentang kecerdasan manusia secara perlahan telah bergeser dari test IQ menuju Multiple Intelligence yang fokus pada kecerdasan manusia yang beragam. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana teori MI bekerja untuk menentukan kecerdasan dalam rangka memfasilitasi siswa dalam belajar dengan tetap memperhatikan keragaman intelegensinya. Mengenali kecerdasan siswa merupakan hal yang penting bagi seorang guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Teori MI terbagi menjadi sembilan jenis kecerdasan, yakni: linguistik, logika-matematika, musikal, kinestetik, spasial, interpersonal, intrapersonal, natural dan eksistensial. Berdasarkan ragam kecerdasan ini, pendekatan yang dapat digunakan harus memperhatikan aspek berikut: konstruksi desain pemebelajaran, unit interdisiplin, proyek/tugas siswa, penilaian, dan pemahaman materi melalui magang.Â
Copyrights © 2016