Setiap daerah memiliki etika sosial yang berbeda-beda. Etika sosial biasanya berbentuk anjuran-anjuran dan larangan-larangan untuk bersikap dan berbuat sesuatu. Etika sosial Jawa memberikan ajaran bagaimana seorang atasan bersikap, hubungan sosial antara bawahan (abdi) kepada raja (wong gedhe), hubungan sosial suami dan isteri dalam keluarga, sikap anak-anak, dsb. Penelitian ini menitikberatkan pada etika sosial Jawa dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan dengan melihat karakter tokoh Ibuk dan suaminya. Dengan tetap berpegang pada etika sosial Jawa, isteri hadir sebagai mitra suami, bukan pelengkap suami. Posisi keduanya seimbang. Hal ini sesuai dengan konsep equilibrium yang dikemukakan oleh Edward Wilson.Kata Kunci : Etika Sosial Jawa, novel Ibuk, konsep equilibrium.
Copyrights © 2015