Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENYULUHAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DAN LITERASI DIGITAL PADA IBU-IBU MAJELIS TAKLIM AL-HIDAYAH DEPOK Arinah Fransori; Endang Sulistijani; Friza Youlinda Parwis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 2, No 01 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v2i01.259

Abstract

This community service is to provide an explanation of child care to strengthen children's character education and explain digital literacy to mothers of Majelis Taklim Al-Hidayah in Maruyung Village, Depok. Character education can be approved as education of values, character, morals, in order to supports the development of children judgement, ethics, morale, to realize and spread the welfare in everyday life. The community service is giving knowledge about how parents play a role in strengthening children's character education which is very important in today's digital era. The development and culture of digital literacy among those who are increasingly questioned is increasing. Building character is not only the task of the teacher in the school, but is a joint task among good teacher, parents, religious leaders, community and other stakeholders. In educating children in this digital era, parents must realize that technological progress cannot be separated. Therefore, the parenting style chosen by parents is supported but controlled. This care pattern is not otoriter but encourages discussing what the child wants.Keywords: parenting, strengthening character education, digital literacy.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang pola asuh orang tua pada anak untuk menguatkan pendidikan karakter anak dan menjelaskan tentang literasi digital kepada ibu-ibu Majelis Taklim Al-Hidayah Kelurahan Maruyung, Depok. Pendidikan karakter dapat dikatakan sebagai pendidikan nilai, budi pekerti, moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan anak untuk memberikan keputusan baik, buruk, memelihara kebaikan, mewujudkan dan menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati. Pengabdian masyarakat yang berbentuk penyuluhan tentang bagaimana peran orang tua dalam menguatkan pendidikan karakter anak ini sangat penting karena di era digital saat ini. Perkembangan dan budaya literasi digital dikalangan remaja semakin menunjukkan indikasi terjadinya krisis karakter yang cukup memperhatikan. Pembangunan karakter tidak hanya tugas guru di sekolah, tetapi merupakan tugas bersama, baik guru, orang tua, tokoh agama, masyarakat dan para stakeholder lainnya. Dalam mendidik anak di era digital ini, orang tua harus menyadari bahwa kemajuan teknologi tidak dapat ditinggalkan. Oleh karena itu, pola asuh orang tua hendaknya dipilih pola asuh yang demokratis namun terkontrol. Pola asuh ini tidak otoriter tetapi  mendorong utuk membicarakan apa yang anak inginkan.Kata Kunci : pola asuh,penguatan pendidikan karakter, literasi         digital 
ALIH KODE DALAM NOVEL 9 SUMMERS 10 AUTUMNS KARYA IWAN SETYAWAN Endang Sulistijani
Sasindo Vol 3, No 1 (2015): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v3i1.2072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan faktor penyebab terjadinya alih kode novel 9 Summers 10 Autumns  karya Iwan Setyawan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel percakapan pada novel 9 Summers 10 Autumns. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposif. Hasil penelitian ini sebagai berikut.  Faktor pendorong alih kode berkaitan dengan pembicara dan pribadi pembicara, mitra tutur, fungsi dan tujuan pembicaraan, dan situasi pembicaraan. Faktor pendukung meliputi alih kode ekstralinguistik dan intralinguistik. Faktor ekstralinguistik berkaitan dengan karakteristik penutur seperti latar belakang sosial, religiusitas perasaan, tingkat pendidikan, dan lokalitas perasaan. Faktor Intralinguistik berkaitan dengan adanya kata-kata dalam bahasa yang dapat menampung konsep makna yang dimaksudkan dalam elemen linguistik dimasukkan. Dalam penelitian ini penulis hanya meneliti faktor ekstralinguistiknya saja.Kata kunci: alih kode, novel 9 Summers 10 Autumns, faktor pendukung  
ETIKA SOSIAL JAWA DALAM NOVEL IBUK KARYA IWAN SETYAWAN (SUATU TINJAUAN EQUILIBRIUM) Endang Sulistijani
Deiksis Vol 7, No 01 (2015): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.189 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v7i01.532

Abstract

Setiap daerah memiliki etika sosial yang berbeda-beda. Etika sosial biasanya berbentuk anjuran-anjuran dan larangan-larangan untuk bersikap dan berbuat sesuatu. Etika sosial Jawa memberikan ajaran bagaimana seorang atasan bersikap, hubungan sosial antara bawahan (abdi) kepada raja (wong gedhe), hubungan sosial suami dan isteri dalam keluarga, sikap anak-anak, dsb. Penelitian ini menitikberatkan pada etika sosial Jawa dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan dengan melihat karakter tokoh Ibuk dan suaminya. Dengan tetap berpegang pada etika sosial Jawa, isteri hadir sebagai mitra suami, bukan pelengkap suami. Posisi keduanya seimbang. Hal ini sesuai dengan konsep equilibrium yang dikemukakan oleh Edward Wilson.Kata Kunci : Etika Sosial Jawa, novel Ibuk, konsep equilibrium.
KARAKTERISASI MELALUI GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI Endang Sulistijani
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 1 No. 2 (2014): Vol 1 No 2 Bulan September Tahun 2014
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v1n2.p%p

Abstract

Tujuan makalah  ini adalah memaparkan bentuk  telaah karekterisasi melalui gaya bahasa.  Penelitian  kualitatif  ini  menggunakan  metode  content  analysis  dan pendekatan  struktural.  Karakterisasi  dalam  cerita  sangat  berperan  dalam menghidupkan  tokoh  imajinatf  pengarang.  Banyak  cara  dilakukan  oleh pengarang dalam menggambarkan karakter tokoh-tokohnya, baik secara  langsung ataupun  tak  langsung.  Dengan  berbagai  macam  gaya  bahasa,  pengarang  dapat menggambarkan  tokoh  imajinatifnya  sehingga  lebih  hidup  dan  berkesan. Kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari bertokoh orang-orang lapisan  bawah.  Dengan  gaya  bahasa  yang  khas,  tokoh-tokoh  dalam  kumpulan cerpen  tersebut bukan sekedar pembeberan watak orang kecil yang dibebani oleh masalah  kehidupan.  Namun,  sarat  pesan  dalam  penggambaran  wataknya. Misalnya,  dengan  gaya  bahasa  ironi  kemunafikan  manusia  dapat  digambarkan dengan  jelas atau bagaimana seseorang yang congkak digambarkan melalui gaya bahasa metafor yang tajam.
ALIH KODE DALAM NOVEL 9 SUMMERS 10 AUTUMNS KARYA IWAN SETYAWAN Endang Sulistijani
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2015): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v3i1.2072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan faktor penyebab terjadinya alih kode novel 9 Summers 10 Autumns  karya Iwan Setyawan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel percakapan pada novel 9 Summers 10 Autumns. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposif. Hasil penelitian ini sebagai berikut.  Faktor pendorong alih kode berkaitan dengan pembicara dan pribadi pembicara, mitra tutur, fungsi dan tujuan pembicaraan, dan situasi pembicaraan. Faktor pendukung meliputi alih kode ekstralinguistik dan intralinguistik. Faktor ekstralinguistik berkaitan dengan karakteristik penutur seperti latar belakang sosial, religiusitas perasaan, tingkat pendidikan, dan lokalitas perasaan. Faktor Intralinguistik berkaitan dengan adanya kata-kata dalam bahasa yang dapat menampung konsep makna yang dimaksudkan dalam elemen linguistik dimasukkan. Dalam penelitian ini penulis hanya meneliti faktor ekstralinguistiknya saja.Kata kunci: alih kode, novel 9 Summers 10 Autumns, faktor pendukung