Deiksis
Vol 7, No 02 (2015): Deiksis

SENYAPAN DAN KILIR LIDAH DALAM PRODUKSI UJARAN (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK)

Ira Mayasari (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2015

Abstract

Penelitian senyapan dan kilir lidah ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk senyapan dan kilir lidah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan menggunakan kajian psikolinguistik, yaitu bahasa dan pikiran atau bahasa kaitannya dengan proses-proses mental yang dilalui manusia dalam membentuk suatu ujaran. Terjadinya peristiwa ini sering tidak disadari. Metode pengumpulan dilakukan menggunakan metode simak dan metode cakap karena berupa pengamatan atau observasi agar pemerolehan data bisa mencukupi. Metode analisis data dilakukan dengan cara mentranskripsikan data yang telah diperoleh atau dicatat ke dalam kartu data secara ortografis, sedangkan hasil analisis data disajikan dalam bentuk uraian dengan cara mendeskripsikan bentuk-bentuk senyapan dan kilir lidah serta penyebab terjadinya senyapan dan kilir lidah dalam kehidupan sosial. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya dua macam senyapan, yaitu senyapan karena pernapasan dan senyapan karena penutur mengalami keragu-raguan. Terjadinya senyapan pada seseorang bisa disebabkan sikap grogi, tidak dan belum siap, takut melakukan kesalahan, dan terlalu berhati-hati dalam berbicara. Untuk penyebab seseorang melakukan kilir lidah juga berbeda-beda. Kilir lidah bisa terjadi pada karena penutur berbicara tergesa-gesa, humor, tidak sengaja, dan tidak konsentrasi. Unit-unit dalam kilir lidah, yaitu terjadinya kekeliruan pada segmen fonetik, kekeliruan suku kata, dan kekeliruan kata.Kata Kunci: senyapan, kilir lidah, produksi ujaran, psikolinguistik

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

Deiksis

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and ...