p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Redoks Deiksis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SENYAPAN DAN KILIR LIDAH DALAM PRODUKSI UJARAN (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Ira Mayasari
Deiksis Vol 7, No 02 (2015): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.995 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v7i02.543

Abstract

Penelitian senyapan dan kilir lidah ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk senyapan dan kilir lidah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan menggunakan kajian psikolinguistik, yaitu bahasa dan pikiran atau bahasa kaitannya dengan proses-proses mental yang dilalui manusia dalam membentuk suatu ujaran. Terjadinya peristiwa ini sering tidak disadari. Metode pengumpulan dilakukan menggunakan metode simak dan metode cakap karena berupa pengamatan atau observasi agar pemerolehan data bisa mencukupi. Metode analisis data dilakukan dengan cara mentranskripsikan data yang telah diperoleh atau dicatat ke dalam kartu data secara ortografis, sedangkan hasil analisis data disajikan dalam bentuk uraian dengan cara mendeskripsikan bentuk-bentuk senyapan dan kilir lidah serta penyebab terjadinya senyapan dan kilir lidah dalam kehidupan sosial. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya dua macam senyapan, yaitu senyapan karena pernapasan dan senyapan karena penutur mengalami keragu-raguan. Terjadinya senyapan pada seseorang bisa disebabkan sikap grogi, tidak dan belum siap, takut melakukan kesalahan, dan terlalu berhati-hati dalam berbicara. Untuk penyebab seseorang melakukan kilir lidah juga berbeda-beda. Kilir lidah bisa terjadi pada karena penutur berbicara tergesa-gesa, humor, tidak sengaja, dan tidak konsentrasi. Unit-unit dalam kilir lidah, yaitu terjadinya kekeliruan pada segmen fonetik, kekeliruan suku kata, dan kekeliruan kata.Kata Kunci: senyapan, kilir lidah, produksi ujaran, psikolinguistik
Analisis Variasi Temperatur Dan Kecepatan Silinder Pada Pengeringan Biji Kopi Dengan Rotary Dryer Berpemanas LPG Tesya Ayu Raisa; Ira Mayasari; Nurul Kholidah; Ibnu Hajar; Irawan Rusnadi
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 2 (2024): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i2.16560

Abstract

Biji kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan biji kopi setelah proses pengeringan, serta menganalisis pengaruh variasi suhu dan kecepatan putar silinder terhadap penurunan kadar air, laju pengeringan, dan efisiensi termal. Metode Pengeringan dilakukan menggunakan rotary dryer dengan sumber panas dari pembakaran LPG, pada variasi suhu antara 60 °C hingga 80 °C dan kecepatan drum 2 rpm serta 3 rpm selama 300 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan kecepatan drum yang lebih tinggi mempercepat proses pengeringan. Kondisi optimal tercapai pada suhu 75 °C dan kecepatan 3 rpm, dengan kadar air akhir sebesar 12,05%,dan laju pengeringan mencapai 4,142 kg/jam·m². Meskipun pengeringan lebih cepat pada suhu tinggi, efisiensi termal terbaik (45,48%) justru terjadi pada suhu 60 °C. Sementara itu, pada suhu 80 °C, efisiensi menurun menjadi 33,33%.