Deiksis
Vol 8, No 02 (2016): Deiksis

Penggunaan Bahasa Pada Anak Tunanetra : (Pengamatan terhadap Anak Tunanetra melalui Proses Penalaran dalam Kegiatan Tari di Panti Sosial Bina Netra Cahaya Bathin)

Siti Muharomah (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Jun 2016

Abstract

Pada proses kegiatan seni tari, bahasa adalah satu- satunya media yang digunakan dalam penyampaian materi gerak. Tarian pada anak tunanetra menjadi sangat menarik, unik sekaligus sulit. Anak tunanetra memiliki tingkat perkembangan tersendiri dibanding anak normal karena disebabkan kurangnya daya penglihatan sehingga memengaruhi kemampuan belajarnya. Hal ini menjadi sangat unik dan menyulitkan karena bahasa yang digunakan adalah gerak yang ditafsiran menjadi bahasa yang dapat diterima oleh anak tunanetra dan prosesnya melalui penalaran.Penaralan merupakan suatu proses berpikir dalam menarik sesuatu kesimpulan yang berupa pengetahuan si anak (tuna netra) sehingga wujudnya bisa menjadi sebuah gerakan tari yang diinginkan atau diajarkan oleh sang pelatih. Dari proses ini maka timbullah atau lahirlah berbagai bahasa-bahasa baru untuk anak tuna netra yang digunakan dalam proses penyampaian komunikasi pada setiap kegiatan latihan seni tari anak tuna netra.Kata Kunci: Bahasa, Penalaran, Anak Tunanetra

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

Deiksis

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and ...