Deiksis
Vol 8, No 01 (2016): Deiksis

Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Dengan Dosen

Heppy Atma Pratiwi (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Mar 2016

Abstract

Di lingkungan perguruan tinggi, komunikasi dibutuhkan dalam proses interaksi baik di dalam kelas, maupun di luar kelas, dalam proses belajar mengajar, maupun pergaulan sehari-hari. Melalui komunikasi mahasiswa saling bertukar pengetahuan dan keterampilan dalam hal akademik maupun secara umum. Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui komunikasi interpersonal yang terjalin antara mahasiswa dengan dosen yang dilihat dari sudut pandang communication apprehension atau ketakutan komunikasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam (indepth-interview) dengan beberapa mahasiswa yang menjadi subjeknya. Instrumen untuk melakukan wawancara berbentuk pedoman wawancara yang tidak terstruktur dan bersifat open-ended. Berdasarkan penuturan yang disampaikan berdasarkan pengalaman mahasiswa maka dapat diperoleh simpulan sebagai berikut; Pertama, ketakutan berkomunikasi bukan suatu sifat bawaan sejak lahir, namun dapat berkembang dan berubah seiring dengan meningkatnya usia dan perjalanan hidup seseorang. Kedua, faktor yang juga menjadi penentu kehidupan psikologis mahasiswa adalah perubahan tingkat pendidikan dari sekolah menengah menjadi perguruan tinggi. Ketiga, citra yang melekat pada dosen tertentu sebagai dosen “killer” atau “serem” menjadikan mahasiswa mempunyai ketakutan tersendiri apabila berhadapan langsung dengan dosen tersebut. Keempat, ketakutan komunikasi tidak terjadi secara terus-menerus, namun bersifat situasional atau juga kontekstual.Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Mahasiswa, Dosen, Ketakutan Komunikasi

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

Deiksis

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and ...