Tulisan ini beranjak dari permasalahan bagaimana kondisi sosial dan politik di Indonesia Zaman pendudukan Jepang serta sikap dan pandangan pengarang dalam novel Palawidja, Tjinta Tanah Air, Dan Perang pun Usai, dan Kembang Jepun. Sosiologi sastra digunakan menganalisis keempat novel tersebut untuk mengungkapkan pemaknaan baru dan menghasilkan penafsiran yang berbeda. Hasil analisis mengungkapkan bahwa keempat novel tersebut padat dengan informasi sosial dan politik di Indonesia pada zaman pendudukan Jepang. Namun, sebagai karya sastra, keempat novel tersebut tidak semata-mata menyodorkan fakta secara mentah. Beberapa pengarang dalam karyanya telah menafsirkan fakta-fakta tersebut sehingga keempat novel tersebut memberikan gambaran yang berbeda mengenal kondisi sosial dan politik di Indonesia pada Zaman pendudukan Jepang.Kata Kunci : sosial dan politik, karya sastra, pendudukan Jepang
Copyrights © 2010