Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya pengaruh penggunaan model Creative Problem Solving terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design. Data diperoleh menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah. Terdapat 56 siswa kelas tiga SDN Kebayoran lama Utara 13 Pagi yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Mereka terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 28 siswa di kelompok eksperimen yang dikenai CPS dan 28 siswa di kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran biasa (tradisional). Penelitian ini dilakukan di semester genap pada tahun ajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Perbedaan yang dimaksud menunjukkan bahwa rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model creative problem solving lebih tinggi dibandingkan yang tidak menggunakan model creative problem solving. Dengan kata lain, CPS memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan siswa.
Copyrights © 2017