Penelitian ini di latar belakangi oleh pemanfaatan getah pohon pisang batu (Musa brachycarpa) yang digunakan sebagai penyembuh luka. Getah pohon pisang efektif untuk memperpendek waktu peradangan. Di samping itu getah pohon pisangĀ dapat berkhasiat sebagai antiseptik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian getah pohon pisang batu terhadap pertumbuhan Staphylococccus aureus. Penelitian ini bersifat deskriktif menggunakan metode difusi agar, di mana digunakan 5 konsentrasi sampel yaitu 10%, 20%, 40%, 60% dan 80% pada Staphylococcus aureus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat zona hambat pada konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80%. Di mana bahwa semakin tinggi konsentrasi getah pohon pisang batu maka semakinĀ besar diameter zona hambat yang terbentuk. Disarankan kepada masyarakat untuk memanfaatkan getah pohon pisang batu sebagai alternatif dalam pengobatan luka.Kata Kunci: Staphylococccus aureus, Getah Pohon Pisang Batu
Copyrights © 2018