Jurnal Ilmiah Inovasi
Vol 16 No 2 (2016): Agustus

NILAI KALOR BAHAN BAKAR PLASTIK POLYPROPILENE (BBPP) HASIL PYROLISIS DENGAN CAMPURAN PREMIUM DAN OCTANE BOOSTER

Azamataufiq Budiprasojo (Unknown)
Aditya Wahyu Pratama (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2016

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh dua hal: pencarian bahan bakar alternatif bersumber non pangan serta semakin menumpuknya sampah plastik. Melalui proses pyrolisis, plastik polypropilene dapat dirubah menjadi bahan bakar cair. Bila bahan bakar plastik polypropilene (BBPP) ingin digunakan pada engine maka ada beberapa standar yang harus dipenuhi. Nilai kalor tinggi merupakan salah satu standar dimaksud. Pengujian nilai kalor BBPP dilakukan untuk 5 macam spesimen yaitu BBPP murni, BBPP + premium dengan konsentrasi campuran 10%, 15%, 20%, serta BBPP + octane booster dengan campuran 1:1. Hasil pengujian nilai kalor dengan menggunakan bomb calorimeter didapatkan nilai kalor BBPP murni 100% sebesar 11.111,264 kcal/gram. Pada campuran BBPP + bensin premium didapatkan nilai kalor tertinggi pada campuran 10% sebesar 11.405,911 kcal/gram. Pada campuran BBPP + octane booster didapatkan nilai kalor sebesar 11.203,163 kcal/gram. Nilai kalor BBPP murni ataupun campuran ternyata masih dibawah nilai kalor premium sebagai bahan bakar acuan yang sebesar 11.414,453 kcal/gram. Untuk saat ini pemakaian BBPP pada engine tanpa modifikasi merupakan suatu tindakan yang memaksakan mesin bekerja dibawah kondisi idealnya. Upaya peningkatan nilai kalor BBPP perlu dilakukan bila ingin dipakai sebagai bahan bakar alternatif untuk engine. Peningkatan nilai kalor BBPP bisa dilakukan dengan proses pemurnian ulang.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jii

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management Education Other

Description

The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology. ...