Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Vol 11, No 2 (2009): AGRITECH

KETERGANTUNGAN TANAMAN TERHADAP MIKORIZA SEBAGAI KAJIAN POTENSI PUPUK HAYATI MIKORIZA PADA BUDIDAYA TANAMAN BERKELANJUTAN

Oetami Dwi Hajoeningtijas (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2016

Abstract

Mikoriza adalah struktur sistem perakaran yang tertentu sebagai manifestasi adanya simbiosis mutualis antara cendawan (myces) dan perakaran (rhiza) tumbuhan tingkat tinggi. Konsep ketergantungan tanaman akan mikoriza adalah tingkat relatif dimana tanaman tergantung pada keberadaan cendawan mikoriza untuk mencapai pertumbuhannya yang maksimum pada tingkat kesuburan tanah tertentu Setelah melalui kajian mendasar dari pustaka terkait dan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat digarisbawahi beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan dalam melakukan kegiatan budidaya tanaman yang mengarah pada pertanian berkelanjutan dengan mendayamanfaatkan potensi mikoriza, di antaranya: Berkaitan dengan pengembangan keilmuan, masih kurangnya informasi tentang ketergantungan tanaman terhadap mikoriza untuk beberapa tanaman di Indonesia, maka penelitian tentang hal ini masih perlu dilakukan. Diharapkan hasil-hasil penelitian yang ada lebih diarahkan pada tanaman-tanaman dengan nilai ekonomi tinggi, atau tanaman-tanaman yang merupakan kebutuhan ‘prioritas’ masyarakat pada umumnya. Sehingga upaya ke arah pengambangan pertanian berkelanjutan dapat lebih cepat tercapai. Selanjutnya, dapat dikemukakan bahwa ketergantungan tanaman terhadap mikoriza dapat digunakan sebagai pertimbangan mendasar potensi pendayamanfaatan mikoriza pada budidaya tanaman berkelanjutan. Kata kunci : ketergantungan mikoriza, potensi mikoriza, pertanian berkelanjutan

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

AGRITECH

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

AGRITECH merupakan media komunikasi dan informasi ilmiah bidang pertanian dalam arti luas. Berisi hasil-hasil penelitian, ulasan (feature) ataupun informasi lain yang bersifat inovatif-produktif. Jurnal Agritech diterbitkan setahun dua kali : Juni dan Desember. Redaksi menerima tulisan dari para ...