Gaharu memiliki prospek kedepan yang sangat baik, hal ini dilihat melalui permintaan pasar yang terus meningkat dengan harga jual yang tinggi. Bahan baku low grade memiliki harga yang rendah tetapi memiliki komponen kimia berharga tinggi sehingga sangat potensial untuk dilakukan diversifikasi produk melalui proses destilasi. Permasalahan ditingkat hunter gaharu, para hunter tidak mengambil gaharu low grade padahal dari satu pohon yang ditebang 60-80% adalah kriteria low grade, sedangkan 20-40% baru terdapat midle-high grade. Permasalahan ditingkat praktisi adalah hasil panen yang diperoleh rata-rata gaharu low grade, tetapi mereka tidak memahami dengan baik tentang teknologi destilasi. Permasalahan ditingkat pengusaha destilasi adalah stok bahan baku yang belum stabil karena belum mempunyai jalur pemasok bahan baku yang luas. Dengan demikian, perlu dibangun pola kerjasama antara pengusaha home industri, hunter dan praktisi. Destilasi melalui metode vacum dengan tekanan 2-4 BAR, selama 16 jam menhasilkan rendemen minyak gaharu 0,03%-0,05% bahan low grade dan 0,07-0,10% limbah carving. Guna menghasilkan minyak gaharu murni dengan standart market timur tengah perlu proses purifikasi tahap I dan II serta aging treatment.Â
Copyrights © 2018