Secara tradisional, genjer (Limnocharis flava (L.) Buchenau) digunakan untuk sayuran. Gejer terbukti memiliki aktivitas antioksidan dan anti-lipooksigenase. Penelitian ini bertujaun untuk melihat pengaruh pemberian ekstrak genjer terhadap aktivitas anti-inflamasi dan jumlah sel leukosit mencit putih jantan setelah diinduksi karagen 1%.. Dosis ekstrak herba genjer yang digunakan adalah 40 mg/kg BB, 80 mg/kg BB, 160 mg/kg BB. Natrium diklofenak sebagai kontrol positif, karagena 1 % sebagai kontrol negatif dan Na. CMC sebagai kontrol normal. Parameternya yaitu volume radang yang diukur pada jam ke 0,1,2,3,4,5,6 menggunakan pletismometer dan jumlah sel leukosit yang diukur pada jam ke-1 dan jam ke-6 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pemberian ekstrak etanol herba genjer terhadap persentase radang (P<0,05) dan pada persen inhibisi radang menunjukkan adanya hambatan radang pada tikus putih jantan. Ekstrak etanol herba genjer tidak mempengaruhi jumlah sel leukosit tikus putih jantan (P>0,05).
Copyrights © 2018